Posts

Showing posts from 2015

Laporan Kimia Analisa Oksidimetri Dan Reduktometri

Image
ABSTRAK Metode titrasi langsung dinamakan iodimetri mengacu kepada titrasi dengan menggunakan suatu larutan ion standar, sedangkan metode titrasi tak langsung dinamakan iodometri, adalah berkenaan dengan titrasi dari ion yang dibebaskan dalam reaksi kimia. Potensial reduksi dari system reversible adalah 0,5345 Volt. Zat-zat pereduksi yang kuat (zat-zat dengan potensial yang jauh lebih rendah), seperti timah (II) klorida, asam sulfat, hidropgen sulfida dan natrium triosulfat (Na 2 S 2 O 3 ) bereaksi lengkap dan cepat dengan iod bahkan dalam larutan asam. Kata Kunci : iodometri, titrasi, reversible BAB I PENDAHULUAN 1.1       Judul Pratikum          : Analisa Oksidimetri/Redukometrit 1.2       Tanggal Pratikum      : 12 Oktober 2015 1.3       Pelaksana Pratikum   : Aulia Fahri                  (140140002) 1.4       Tujuan Pratikum       : Panentuan suatu zat kimia itu terjadi reaksi oksidasi atau reduksi BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1       Reak

Industri CPO dan PKO

Image
BAB  I PENDAHULUAN 1.1                Latar Belakang Pabrik kelapa sawit merupakan salah satu industri hasil pertanian yang terpenting di Indonesia. Kelahiran perkebunan kelapa sawit di Indonesia di rintis oleh Andrian Hallet (seorang Belgia yang telah belajar tentang kelapa sawit di Afrika) pada tahun 1911. Andrian Hallet mengusahakan perkebunan kelapa sawit n ya di sungai Liput (Aceh) dan di pulau Radja (Asahan). Sejak itu Indonesia dikenal sebagai produsen kelapa sawit. Pada saat itu, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah mencapai 170.000 ha. Walaupun kelapa sawit bukan tanaman asli tetapi produk olahannya yaitu berupa minyak kelapa sawit telah menjadi salah satu komoditi perkebunan yang handal.

Laporan Indikator Asam Basa

ABSTRAK Asam (yang sering diwakili dengan rumus umum HA) secara umum merupakan senyawa kimia yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan dengan pH lebih kecil dari 7. Dalam definisi modern, asam adalah suatu zat yang dapat memberi proton (ion H + ) kepada zat lain (yang disebut basa), atau dapat menerima pasangan elektron bebas dari suatu basa. Suatu asam bereaksi dengan suatu basa dalam reaksi penetralan untuk membentuk garam. Contoh asam adalah asa m  asetat (ditemukan dalam cuka) dan asam sulfat (digunakan dalam baterai atau aki mobil). Asam umumnya berasa masam, tapi cairan asam pekat sangat berbahaya dapat merusak kulit dan hati-hati mata, jika terpercik asam pekat bisa berakibat kebutaan. Jika kena asam pekat harus langsung dicuci dengan air mengalir sampai benar-benar bersih. Kata Kunci :  Asam,basa,pH,asam pekat dan elektron

Laporan Termokimia

Image
ABSTRAK Termokimia mempelajari perubahan panas yang mengikuti reaksi kimia dan perubahan-perubahan fisika (pelarutan, peleburan, dan sebagainya).  Satuan tenaga panas biasanya dinyatakan dengan kalori, jaoule atau kilo kalori. Reaksi kimia yang menyangkut pemecahan dan atau pembentukan ikatan kimia selalu berhubungan dengan penyerapan atau pelepasan panas. Reaksi eksotermik adalah suatu reaksi yang melepaskan panas. Jika reaksi berlangsung pada suhu tetap, berdasarkan perjanjian,  akan bernilai negative, karena kandungan panas dari system akan menurun. Sebaliknya, pada reaksi endotermik yaitu reaksi yang membutuhkan panas, berdasarkan perjanjian,   akan mempunyai nilai positif.   Panas pengenceran adalah banyaknya panas yang dilepaskan atau diserap ketika suatu zat atau larutan diencerkan dalam batas konsentrasi tertentu. Satuan S1 untuk E atau H adalah joule, yaitu satuan energi, tetapi satuan umum yang lain adalah kalori. Umumnya harga E atau H untuk tiap reakton atau prod